ketika aku akhirnya memiliki tekad untuk mengetuk pintu itu...
yah...walau masih tersisa sedikit rasa ragu dan takut...
ku ketuk dengan kedua mataku yang menutup...
tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi setelah itu...
apa aku akan didamprat keluar dari pekarangan...
...atau dipersilahkan memasuki apa yang ada di dalam pintu itu...disambut dengan hangat...
kamu pun membuka pintu itu...melihat ku dengan wajah tenang...
aku membuka mata...untuk melihat wajahmu yang tenang...yang membuat wajahku tegang...
kamu diam...mungkin menungguku untuk berbicara...
aku panggil namamu...dengan pelan...dadaku berdegup kencang...
mungkin kamu melihat semua itu...
setelah itu, kamu tetap diam...menunggu kelanjutannya kah?
dengan modal nekad walau dada masih berdegup kencang...aku utarakan semuanya...
dari A-Z...walau aku tahu abjad-abjad itu pasti tidak berurutan..
tak punya cukup mental lagi untuk mengurutnya...
kamu tersenyum...senyum yang membuatku bertanya-tanya di kepala...
apa kamu akan bilang "tidak" atau "ya"?
kamu ternyata bilang bahwa kamu tahu semuanya...
malu...sungguh rasanya aku ingin berbalik dan lari...namun ku tak mau menjadi pengecut...
aku pun diam...menunggu kamu untuk melanjutkan...
dan kamu membalasku...
....namun menggantung...
kamu tak menyuruhku untuk melewati pintu itu...
kamu juga tak menyuruhku pergi keluar dari pekarangan...
....tapi kamu pergi dengan membiarkan pintu itu terbuka...
seperti orang bodoh...aku masih terdiam di pintu itu...pintu pembatas yang terbuka lebar...
menunggumu mempersilahkan masuk....
CIELAH BANGG ;"D
ReplyDelete